Informasi untuk Tenaga Medis

Informasi Referral Pasien

MEDICS Indonesia adalah tenaga penyalur pasien untuk kebutuhan spesifik. Dokter-dokter dari Bumrungrad International Hospital adalah profesional yang juga menghargai pendapat dan opini dokter. Kolaborasi klinis tentu akan membawa hasil maksimal dan optimal bagi setiap pasien. Untuk itu silakan dibaca beberapa keterangan dibawah ini jika Anda ingin me-refer atau memfasilitasi permintaan referral pasien Anda.

  1. Pasien tetaplah menjadi tanggung jawab Dokter yang menangani (attending physician). Jika Dokter merasa ingin terlibat dan terinformasi atas prosedur maupun intervensi yang diambil oleh pasien, maka Dokter dapat menghubungi kami di tautan berikut ini.
  2. Dokter berhak mendapatkan resume medis yang akan dikeluarkan oleh pihak Bumrungrad International Hospital untuk setiap tindakan dan saran yang diberikan. MEDICS Indonesia tidak berhak untuk mengetahui dan resume medis akan langsung diberikan pada pasien Dokter.
  3. Jika Dokter merasa perlu untuk berkonsultasi dengan dokter yang menangani, MEDICS Indonesia dapat memfasilitasi koneksi privat sesuai dengan persetujuan dan kesediaan pihak medis Bumrungrad International Hospital. Pembiayaan untuk hal ini akan dikonfirmasi oleh team MEDICS Indonesia dan akan dikomunikasikan ke pasien untuk menjadi bagian dari pembiayaan total di rumah sakit nantinya.
  4. Jika Dokter membutuhkan dokumentasi-dokumentasi medis untuk pasien, permintaan tersebut dapat disampaikan dan difasilitasi oleh MEDICS Indonesia, tentunya dengan persetujuan pasien.
  5. Untuk keadaan pasien tertentu yang tidak kondusif dan Dokter merasa khawatir atas transportasi pasien, MEDICS Indonesia akan menyediakan jasa Dokter pengawal maupun Dokter spesialis pengawal dalam kondisi-kondisi tertentu. Pembiayaan akan dikomunikasikan dengan pasien dan keluarga dan MEDICS Indonesia akan berusaha mengakomodasi kebutuhan transport medis sebaik-baiknya.
  6. Untuk referral fee, silakan hubungi kami dan kami akan memastikan Dokter mengerti dan menyetujui sesuai peraturan etika kedokteran yang berlaku.
%d blogger menyukai ini: